BPBD Siapkan Ratusan Juta Untuk Menghadapi Musim Kemarau Tahun Ini

  • Bagikan
Images (45)
Images (45)

Wonosari, (kupass.com)-Menghadapi potensi bencana kekeringan saat musim kemarau yang melanda beberapa wilayah di Gunungkidul, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul menyiapkan dana ratusan juta. Anggaran tersebut digelontorkan untuk mengatasi langkah antisipasi kegiatan penanganan.

Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Edy Basuki membeberkan bahwa, pada akhir bulan Mei 2021 ini pihaknya akan segera melakukan langkah koordinasi dengan instansi terkait. Instansi yang disebut Edy antara lain yakni Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Handayani dan Pemerintah Kapanewon.

“Langkah yang dipersiapkan masing – masing instansi dilakukan sesuai tupoksi masing – masing. Tentunya sesuai kemampuam instansi tersebut,”ujar Edy, Jumat (14/05/2021).

Menurutnya, saat ini BPBD telah menyiapkan anggaran total sejumlah Rp 700 juta untuk mengatasi permasalahan kekeringan saat musim kemarau tahun ini. Dari jumlah tersebut sebagian besat bakal digunakan untuk kegiatan droping air bersih menggunakan tangki.

Baca Juga:  Si Ingkung, Terobosan Kejari Gunungkidul Memudahkan Pengambilan Tilang

“Penggunaan anggaran tergantung dampak kekeringan yang terjadi. Pada tahun lalu hanya terserap sejumlah Rp 400 juta, hal ini terjadi lantaran musim kemaraunya relatif singkat,”imbuhnya.

Terkait permohonan dropping air, Edy berujar bahwa pelaksanaannya tergantung permohonan yang diajukan oleh pihak Kapanewon dan instansi terkait. Permohonan tersebut dilayangkan oleh Kapanewon ke Bupati dan selanjutnya akan diteruskan ke BPBD Gunungkidul.

“Pemetaan wilayah yang rawan kekeringan telah kami lakukan bersama Pemerintah Kapanewon. Terdapat sejumlah indikator untuk menentukan potensi dampak kekeringan tersebut, seperti wilayah yang belum terdapat jaringan PDAM dan wilayah yang hanya mengandalkan tampungan air hujan,”terangnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *