Belum Ada Zona Merah, Pemda Gunungkidul Buka Wisata Dengan Syarat Prokes Ketat

  • Bagikan
Images (41)
Images (41)

Wonosari, (kupass.com)–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul tetap membuka kawasan wisata dengan menggunakan protokol kesehatan ketat. Belum dilakukannya penutupan kawasan pantai lantaran belum ada kawasan wisata yang masuk zona merah jika dilihat indikator zonasi kerawanan tingkat mikro.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Gunungkidul Sunaryanta. Bupati meminta agar penegakan terhadap kepatuhan prokes terus ditingkatkan. Tak terkecuali penerapan prokes di zona rawan hingga pada kegiatan sosial budaya.

“Diperlukan penegasan di penerapan prokesnya, hajatan dmasih diperbolehkan,”kata Bupati, Minggu (27/06/2021).

Bupati berujar bahwa membuka opsi penerapan Rapid Antigen Test di kawasan pintu masuk wisata. Wacana ini sebagai respon atas penutupan wisata saat akhir pekan oleh Pemkab Bantul.

Terpisah Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul Harry Sukmono mengutarakan bahwa hingga saat ini belum ada opsi penutupan wilayah destinasi wisata. Namun demikian Harry mengungkapkan pertemuan sempat dilakukan dengan Bupati serta jajaran, Dispar DIY, hingga mitra asosiasi wisata di Gunungkidul. Pertemuan membahas tentang aktivitas wisata ke depan.

Baca Juga:  Akar Rumput PAN Membelot, Zulhas : Itu Ngaku - ngaku

“Dari Gubernur DIY menyatakan belum akan menutup wisata, begitu juga Bupati,”ujarnya.

Harry menyatakan Dispar tak mempermasalahkan wacana penerapan rapid test Antigent di pintu masuk kawasan wisata. Dia menilai bahwa hal itu justru menjadi kebijakan berpengaruh pada tingkat kepercayaan bagi sektor pariwisata di Gunungkidul.

“Apalagi sebelumnya telah kami lakukan, saat wilayah lain belum menerapkan. Kami siap mengikuti jika syarat rapid antigen benar – benar kembali diberlakukan. Para pelaku wisata diharapkan lebih berhati – hati dan meningkatkan penerapan prokesnya,”pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *