Baru Berjalan Tiga Hari, Bupati Sebut PPKM Darurat Turunkan Mobilisasi

  • Bagikan
IMG 20210706 131525
IMG 20210706 131525

Wonosari, (kupass.com)–Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang baru berjalan 3 hari disebut berdampak positif pada penurunan angka Covid-19. Hal ini disampaikan oleh Bupati Gunungkidul Sunaryanta usai melaksanakan rapat secara virtual dengan Forkopimda dan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marives) Luhut Binsar Panjaitan, Selasa (06/07/2021).

Sunaryanta menyebut bahwa penurunan mobilitas berada di angka sekitar 16 persen. Sementara itu kasus baru positif Covid-19 mengalami penurunan sebanyak 50 persen dari hari sebelumnya. Angka ini menurut Bupati berdasarkan kondisi di lapangan.

Menurutnya, pergerakan masyarakat jauh berkurang sejak PPKM Darurat dilaksanakan, kepatuhan terhadap Instruksi Bupati juga sudah ada peningkatan.

“Masih ada warga atau tempat yang belum mematuhi aturan. Seperti beberapa warung makan hingga pedagang kaki lima (PKL) yang tetap beroperasi secara penuh. Masih ada juga warga yang tidak menggunakan masker saat beraktivitas,”katanya. .

Baca Juga:  Berikan Catatan Kritis, PAN Menilai Substansi LKPJ Kabupaten Gunungkidul Tahun 2020 Tak Lengkap

Dia menambahkan, warga perlu saling mengingatkan satu sama lain dalam kepatuhan protokol kesehatan (prokes). Walaupun Instruksi Bupati tentang PPKM Mikro sudah mengatur secara rinci, Sunaryanta meminta agar warga masyarakat tidak terlalu ditekan supaya mereka bersedia mematuhi peraturan.

“Yang penting bisa dikendalikan agar pergerakan warga masyarakat hingga kasus baru bisa turun,”terangnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *