Berdiri di atas tanah wakaf, proyek senilai Rp 2,3 Miliar ini diinisiasi oleh jamaah haji dan bertujuan siapkan lansia bahagia hingga husnul khatimah.
WONOSARI (kupass.com) – Proyek pembangunan Taman Lansia Muhammadiyah Albha Gunungkidul memasuki babak baru. Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gunungkidul bersama pewakif tanah dan pihak terkait secara resmi menandatangani berita acara untuk memulai pembangunan gedung utama di lokasi proyek, Padukuhan Seneng, Siraman.

Inisiatif ini merupakan wujud komitmen Muhammadiyah Gunungkidul untuk terus menghadirkan program yang bermanfaat bagi umat, khususnya dalam menciptakan lansia yang produktif dan bahagia.
Proyek Strategis di Atas Tanah Wakaf
Pembangunan Taman Lansia ini akan menempati lahan seluas 1.320 m² yang merupakan tanah wakaf dari Ibu Wahyu Suryani. Di atas lahan tersebut, akan berdiri bangunan utama beserta musala seluas 800 m².
Dengan perkiraan anggaran mencapai Rp 2,3 Miliar, proyek ini ditargetkan akan selesai dalam waktu 24 bulan. Fasilitas ini disiapkan untuk menjadi pusat pengembangan jiwa bagi lansia dan diharapkan menjadi standar percontohan pengelolaan taman lansia di Gunungkidul.

Konsep Terpadu untuk Lansia Produktif dan Bahagia
Ketua PDM Gunungkidul, Drs. H. Sadmonodadi, M.A., menjelaskan bahwa ide pembangunan ini telah direncanakan sejak dua tahun lalu, diinisiasi oleh para jamaah haji dari KBIHU Aisyiyah Gunungkidul.

Ia menegaskan bahwa peruntukannya sangat luas dan terintegrasi. “Ke depannya, taman lansia ini tidak hanya untuk lansia. Muhammadiyah telah menyiapkan berbagai program pendukung,” ujarnya.
Beberapa fungsi utamanya antara lain:
- Pusat Kegiatan Lansia: Sebagai tempat berkumpul, belajar, dan beraktivitas produktif.
- Pusat Manasik Haji: Digunakan oleh calon jamaah haji untuk mempersiapkan diri menjadi haji yang mabrur.
- Pusat Pembelajaran Al-Qur’an: Terbuka bagi masyarakat dan para alumni jamaah haji yang tergabung dalam Albha.
- Layanan Kesehatan: Bekerja sama dan bersinergi dengan RS PKU Muhammadiyah Wonosari sebagai penyedia layanan kesehatan.
Sebuah Cita-cita Mulia: Menjemput Husnul Khatimah

Lebih dari sekadar bangunan fisik, Sadmonodadi menekankan bahwa proyek ini memiliki tujuan spiritual yang mendalam.
“Dan yang menjadi catatan paling penting adalah, keberadaan taman lansia ini bertujuan untuk mempersiapkan lansia yang bahagia di usia senja serta membantu mereka mempersiapkan diri menjemput husnul khatimah,” terang Sadmonodadi.
