Pesantren Ini Berhasil Cetak Kader Terbaik, Santri-santrinya Tersebar di Universitas Dalam Maupun Luar Negeri

Daarul Khoir
Daarul Khoir

Nglipar, (kupass.com)–Perkembangan lembaga pendidikan Pondok Pesantren di wilayah Kabupaten Gunungkidul semakin pesat. Sejumlah pesantren berlomba-lomba meningkatkan prestasi dengan cara mencetak kader umat yang unggul sehingga diharapkan membawa kemaslahatan bagi bangsa.

Kaderisasi mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) dengan ilmu agama yang mumpuni telah dilakukan oleh Pondok Pesantren Daarul Khoir. Ponpes yang berada di Kalurahan Nglipar, Kapanewon Nglipar itu saat ini sudah memiliki ratusan santri yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia.

Pimpinan Ponpes Daarul Khoir M Arif Darmawan mengatakan bahwa, keberhasilan dalam peningkatan kualitas santri menjadi kader persyarikatan terbaik tak lepas dari kerja keras dan bimbingan para pengajar (ustad). Ponpes yang didirikan sejak 6 tahun lalu itu kini telah memiliki sebanyak 400 lebih santri.

“Angkatan pertama santri kami banyak yang diterima di berbagai Universitas di wilayah Indonesia bahkan di luar negeri,”ujarnya, Minggu (24/07/2022).

Secara rinci pria yang akrab disapa Arda ini mengatakan bahwa Satri yang diterima di Universitas luar Negeri tersebut bernama Ahmad Farhanul Aziz. Ahmad merupakan angkatan pertama SMA Muhammadiyah Daarul Khoir yang saat ini diterima di As Sofwa University Mesir.

“Selain itu ada dua alumni santri kami yang diterima di Pendidikan Utama Tarjih Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Risma Wistyaningtyas dan Hendrawan Akbar Al Farizi, keduanya santriwan santriwati angkatan 1,”terang Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhamadiyah (PDPM) itu.

Arif berkomitmen bahwa pesantren yang dipimpinnya kedepan bakal berkontribusi mencetak kader persyarikatan yang bermanfaat bagi umat dan bangsa.

“Tujuan kami menebar kebaikan menyiapkan santri untuk generasi penerus yang akan datang sehingga membuat kepercayaan masyarakat terhadap Daarul Khoir semakin meningkat,”tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.