Lima Keistimewaan Bagi Orang-orang Yang Menjalankan Ibadah Puasa

IMG 20220406 WA0000
IMG 20220406 WA0000

Gunungkidul, (kupass.com) — Banyak yang belum mengetahui bahwa terdapat sejumlah keistimewaan bagi umat muslim khususnya yang menjalankan Ibadah berpuasa saat bulan Ramadhan.

Lima Keistimewaan yang diberikan Allah SWT sebagai nikmat khusus bagi umat Islam yang tidak diberikan Allah SWT kepada orang-orang yang berpuasa umat terdahulu.

Pada artikel khusus sajian bulan Ramadhan ini, kupass.com akan mengulas secara singkat

5 Keistimewaan bulan Ramadhan

1. Keistimewaan pertama adalah bau mulut orang yang berpuasa, yang sering terjadi karena rasa lapar, lebih disenangi Allah SWT daripada harumnya minyak kasturi.

Pada hari kiamat ketika orang-orang dibangkitkan dari kubur masing-masing, ciri-ciri orang yang berpuasa adalah bahwa dari mulut-mulut mereka akan tercium bau wangi yang wanginya melebihi minyak kasturi.

2. Keistimewaan kedua bahwa ikan-ikan pun beristighfar dan meminta ampun bagi orang yang berpuasa.

Maksudnya ialah menerangkan bahwa banyak makhluk lain yang berdoa untuknya. Dalam riwayat lain disebutkan bahwa para malaikat memohon ampunan bagi orang yang berpuasa.

3. Keistimewaan ketiga, bahwa surga dihiasi oleh orang-orang yang berpuasa. Pada permulaan tahun surga sudah dihiasi sebagai penghormatan terhadap bulan Ramadhan.

Pada umumnya jika akan datang seseorang yang dianggap penting, maka penyambutannya akan disiapkan jauh hari sebelumnya, sebagaimana jika akan diadakan acara pernikahan, maka persiapannya akan dimulai berbulan-bulan sebelumnya.

4. Keistimewaan keempat, syaitan akan dirantai pada bulan Ramadan sehingga mengakibatkan lemahnya dan berkurangnya kemaksiatan.

Sebaliknya rahmat dan semangat beribadah akan bertambah pada bulan Ramadhan. Banyak yang berpendapat, karena semangat mereka dalam beribadah pada bulan Ramadhan bertambah maka syaitan pun berusaha sekuat tenaga untuk memalingkannya sehingga maksiat lebih merajalela pada bulan Ramadhan.

Tetapi sesungguhnya tidaklah demikian kenyataannya. Secara umum, kemaksiatan banyak berkurang dalam bulan Ramadan. Berapa banyak para peminum arak dan pemabuk yang meninggalkan minum arak karena keistimewaan bulan Ramadhan. Demikian pula, satu sama lainnya juga banyak berkurang disebabkan adanya bulan Ramadhan.

Walaupun demikian syaitan telah dirantai semuanya, tetapi tidak perlu heran jika ternyata maksiat masih tetap terjadi. Karena kemaksiatan tersebut berasal dari pengaruh kebiasaan buruk karena godaan syaitan sebelumnya. Sebab selama setahun, ia telah terbiasa dengan kemaksiatan, sudah kecanduan oleh racun maksiat yang telah merasuk dalam dirinya, sehingga dirinya sudah benar-benar terpengaruh oleh perbuatan dosa.

5. Keistimewaan kelima, bahwa pada hari terakhir bulan Ramadan, Allah SWT melimpahkan Maghfiroh serta ampunan kepada semua orang yang berpuasa.

Malam Ramadhan yang penuh berkah terdapat satu malam yang paling utama yaitu malam Lailatul Qadar. Inilah yang menyebabkan para sahabat Nabi sangat memikirkannya, mereka menyangka bahwa adanya ampunan tersebut disebabkan karena adanya malam Lailatul Qadar, tetapi Rasulullah SAW bersabda bahwa keutamaan keduanya berbeda, pahala yang satu ini diberikan karena bulan Ramadan dapat dijalani sampai akhir dengan sebaik-baiknya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.