Lazismu DIY Sembelih Sejumlah Sapi Kurban di Gunungkidul

  • Bagikan
IMG 20210722 073219
IMG 20210722 073219

Panggang, (kupass.com)–Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Wilayah DIY memberikan bantuan sebanyak 5 ekor sapi ke Kabupaten Gunungkidul, Kamis (22/07/2021). Sapi Kurban tersebut didistribusikan ke sejumlah wilayah Kapanewon.

Diungkapkan oleh Sekretaris Badan Pengurus Lazismu Wilayah DIY Eka Yuhendri bahwa, pada hari raya Idul Adha tahun ini Lazismu DIY menyalurkan total sebanyak 10 ekor Sapi Kurban. Jumlah tersebut terbagi sejumlah 5 ekor untuk wilayah Kabupaten Kulonprogo dan 5 ekor untuk Kabupaten Gunungkidul.

“Dana kami kumpulkan dari sohibul kurban. Pogram pemberian bantuan Sapi ini bekerjasama dengan BPKH (Badan Pengelolaan Keuangan Haji). Sejumlah 5 ekor Sapi tersebut kami bagikan ke Kapanewon Tepus, Rongkop, Karangmojo, Panggang dan Girisubo,”ujar Eka ditemui saat mendistribusikan Sapi Kurban di Padukuhan Waru, Kalurahan Girisekar, Kapanewon Panggang.

Proses penyembelihan hewan kurban
Proses penyembelihan hewan kurban

Dia menambahkan bahwa, satu ekor sapi yang dikurbankan tersebut rata – rata seharga Rp 25 juta. Selain itu Lazismu DIY saat ini tengah konsen mengadakan program RendangMu, yakni hewan kurban yang dimasak dalam kemasan kaleng.

Baca Juga:  Tambah Khasanah Keimanan Bagi Siswanya, SMA Ini Bangun Masjid Megah Dan Laboratorium Senilai Miliyaran

“Program ini tentunya bekerjasama dengan pihak ketiga. Stok RendangMu ini kami didistribusikan setiap ada peristiwa bencana untuk bantuan permakanan, saat ini kami berikan kepada warga masyarakat yang menjalani isolasi mandiri,”terangnya.

Sementara itu Dukuh Waru, Kalurahan Girisekar Hanto Husodo mengapresiasi dan merasa bersyukur atas bantuan hewan kurban seekor Sapi dari Lazismu DIY. Dengan adanya bantuan ini diharapkan dapat memupuk kesadaran warga masyarakat untuk berkurban setiap tahunnya.

“Kami merasa terbantu dan berterimakasih atas bantuan dari Lazismu dan BPKH,”terangnya.

Kegiatan pemotongan seekor Sapi kurban tersebut dilaksanakan di depan Balai Padukuhan Waru dengan tetap menggunakan protokol kesehatan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *