Tak Ada Target Selain Juara, Persig Siap Lakoni Laga Liga 3 DIY

  • Bagikan
Persig
Persig

Playen, (kupass.com)–Tidak ada target selain menjadi juara bagi Persatuan Sepak Bola Indonesia Gunungkidul (Persig) ketika melakoni laga di Liga 3 DIY (Liga 3 MS Glow For Men PSSI DIY tahun 2021). Persig berambisi mendapatkan tiket lolos ke Liga 3 Nasional.

Hal ini disampaikan oleh pelatih Persig Pitus Suharto usai launching jersei laga kandang dan tandang di Resto Omah Hena, Kalurahan Logandeng, Kapanewon Playen pada Sabtu, (13/11/2021) malam.
Pada hasil drawing babak penyisihan, Persig masuk dalam gorup A.

“Group ini diisi Persiba Bantul, Mataram Utama FC Kota Yogyakarta, JK United FC dari Kabupaten Bantul, serta PSHW UMY dari Kabupaten Bantul,”katanya, Minggu, (14/11/2021)

Group ini dianggapnya sebagai group neraka lantaran diisi oleh tim yang pernah berlaga di Liga Prima Indonesia. Tak hanya itu, para pemainnya yang ada di dalam group tersebut merupakan pemain kelas nasional.

“Putra – putra Gunungkidul mempunyai semangat yang sangat luar biasa. Kami akan berusaha semaksimal mungkin,”imbuhnya.

Dia berujar bahwa, berada di group A bukan merupakan tekanan bagi Persig. Namun demikian seluruh tim lawan harus diwaspadai meskipun Persig bakal bertanding secara all out.

Baca Juga:  Apel Kebangsaan, Sejumlah Ormas Tolak Aksi Terorisme dan Separatisme OPM

Ketua Persig Gunungkidul, Agus Mantara mengklaim, berbagai persiapan sudah dilakukan secara matang. Berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya, pengelolaan organisasi diakuinya belum terbentuk secara baik. Menurut Agus, periodr sebelumnya beban dan tugas manajemen belum terbagi dengan jelas.

“Manajemen fokus bertugas diantaranya mencari support terhadap operasional tim, kemudian coach bisa fokus terhadap pemain,”terangnya.

Sambungnya, dukungan dalam bentuk operasional telah diperoleh Persig. Dukungan moril diakuinya juga mengalir kuat dari warga masyarakat. Sehingga dengan demikian pihaknya berjanji bakal mengemban tugas dan hasil yang maksimal. Persiapan lainnya ditambahkan Agus adalah melakukan karantina terhadap para pemain. Hal ini dilakukan supaya
mmereka dapat lebih fokus serta menjaga stamina fisik lebih optimal.

“Kami tak mau ketinggalan dengan kompetitor. Kami sudah mendatangkan pemain dari luar. Harapan kami pemain dari Gunungkidul akan terpompa semangatnya,”pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.