Kader ‘Aisyiyah Wujudkan Muslimah Tangguh Siap Di Segala Peran

Wonosari (kupass.com). Majelis Pembinaan Kader ‘Aisyiyah Gunungkidul menggelar kegiatan latihan bersama renang dan bincang perempuan.

Mewujudkan sosok muslimah tangguh yang siap untuk semua peran baik di sektor publik maupun domestik, mendorong ‘Aisyiyah untuk berkontribusi terhadap perkembangan dan kemajuan perempuan. Menjadi perempuan tangguh secara fisik dan mental.

Kegiatan yang berlangsung di Kolam Renang Tirto Bakti Utomo milik Kodim Gunungkidul ini berlangsung meriah, gayeng dan penuh semangat. Ibu-ibu ‘Aisyiyah belajar berenang bersama relawan pelatih dari Muslimah Swimming Squad chapter Gunungkidul.

Bincang Perempuan Dan Latian Bersama Renang Aisyiyah Gunungkidul
Bincang Perempuan Dan Latian Bersama Renang Aisyiyah Gunungkidul

Berenang selain olahraga yang disunnahkan Rosulullah juga memiliki manfaat yang sangat banyak, terutama untuk kaum perempuan. Meskipun peserta latbar kali ini mayoritas belum bisa berenang, tetapi dengan metode yang menyenangkan akhirnya mulai berani untuk bergerak di dalam air.

Selain berenang, peserta juga diajak untuk makan bersama dan bincang perempuan dengan narasumber yang sudah mumpuni di bidangnya, yakni Asar Janjang Riyanti, S.E. M.Ec. DEV. Yang memberikan kisi-kisi bagaimana terus menjadi pribadi yang kuat dan memiliki daya dorong bagi diri sendiri untuk tetap bersemangat dan berdaya juang tinggi dalam menghadapi episode demi episode kehidupan perempuan.

Kegiatan yang dibuka oleh Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Gunungkidul, Hj. Sri Andari, M. Pd ini merupakan yang pertama kalinya diadakan, sehingga peserta sangat antusias mengikutinya.

Dalam sambutannya, Sri Andari memberikan pengalamannya mengenai apa manfaat dan keutamaan dari olah raga renang, memberikan testimoni bagaimana olah raga bisa memberikan nilai-nilai positif dan menyehatkan tidak hanya untuk fisik tetapi bagi psikis.

Ketua panitia kegiatan, Triasari, MA mengatakan bahwa sebagai perempuan dengan multi peran, tentu kita dituntut untuk memilik badan yang fit dan jiwa yang sehat. “Dengan belajar berenang bersama ini kami berharap teman-teman mengenal olahraga sunnah yang sangat baik bagi kesehatan, selain itu saat ini menemukan teman untuk berbincang bukanlah hal yang mudah, apalagi saat ini penggunaan gadget sudah sedemikian luar biasa, sehingga berbincang secara langsung menjadi sebuah kegiatan yang menyenangkan” ungkap Tria.

Tria berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti sampai disini saja tetapi akan terus berlanjut menjadi agenda rutin, sehingga teman-teman peserta memiliki wadah yang dapat digunakan sebagai tempat untuk belajar bersama dan tentu saja berbincang sesama perempuan.

Kader ‘Aisyiyah yang tangguh tentu saja harus siap untuk berada dimana saja dan dengan amanah yang telah diberikan. Menjadi inisiator kebaikan di lingkungannya masing-masing dan memiliki kepekaan sosial yang baik. Menjadi muslimah yang tangguh dan berkemajuan tentu menjadi harapan bagi semua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *