IMG 20210327 104845

Dikukuhkan, Dikpora Dorong IPSI Masuk Ke Dalam Ekstrakurikuler Sekolah

Wonosari,(kupass.com)–Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Gunungkidul mendorong Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Gunungkidul agar masuk dan merambah ke dalam Ekstrakurikuler yang ada di sekolah. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Bidang Pemuda Olahraga Irfan Ratnadi dalam sambutan acara pengukuhan pengurus IPSI Gunungkidul periode 2021 – 2025 mewakili Bupati Gunungkidul.

Di acara pengukuhan yang dilaksanakan di Kantor Kalurahan Selang, Kepanewon Wonosari tersebut dia berpesan agar IPSI kedepan dapat berprestasi dan mengimbangi Kabupaten lainnya di DIY. Dikpora mendukung penuh langkah dan semangat kepengurusan IPSI yang baru untuk meraih prestasi dalam berbagai ajang kejuaraan.

“Bicara olahraga kita komitmen dengan KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia). Pada
Porda tahun 2022 saat sekarang setiap pengkab meperoleh emas, tentu saja Pemda sudah menyiapkan apresiasi,”ujar Irfan, Sabtu (27/03/2021).

Dia berharap kedepan IPSI dapat merambah ke Ekstrakurikuler di sekolah – sekolah yang ada di Kabupaten Gunungkidul. Menurutnya hal tersebut dilakukan untuk menjaring para atlet berbakat khususnya di olahraga Pencak Silat.

Baca Juga:  Ngecamp di Pantai Ngluwen, Pasangan Muda Mudi Terseret Ombak, Satu Ditemukan Tak Bernyawa

“Potensi memungkinkan berkembang, Pemda selalu mendorong untuk melakukan itu semua,”imbuhnya.

Sementara itu Ketua IPSI Gunungkidul masa bakti 2021 – 2025 Sukadi mengaku bahwa, keterpilihannya sebagai ketua merupakan ujian dan amanah untuk membawa IPSI kedepan supaya lebih baik. Menurut Sukadi hidupnya sebuah organisasi tak terkecuali IPSI tak lepas dari dua hal, yakni komunikasi dan koordinasi.

“Ini harus dipegang teguh oleh jajaran IPSI. Harus berkomitmen dalam meraih prestasi,”katanya.

Dia menambahkan, saat ini sudah terdapat sejumlah lima perguruan pencak silat yang tergabung dala. IPSI Gunungkidul. Lima perguruan tersebut yakni Tapak Suci Putera Muhammadiyah, PSHT
PS ASAD, Kera Sakti dan Popsi Bayu Manunggal.

“Moto rukun kompak dan kerjasama yang baik harus dilandasi dengan musyawarah,”terangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *