Apresiasi, Bocah SD Ini Punya Skill Main Bola Voli Layaknya Atlet Profesional

Panggang, (kupass.com)–Usianya masih 9 tahun, namun dia piawai memainkan bola voli layaknya atlet profesional. Meskipun tangannya masih terlihat kecil dan tubuh mungil, Wildan Mozha Aditama terlihat memiliki skil diatas rata-rata.

Wildan masih sekolah dan duduk di bangku SD N Sawah III ini mempunyai bakat yang sangat luar biasa. Saat ditemui disekolanya pada Jum’at (24/03/2023), mereka bermain dengan jumlah 5 orang dengan teknis permainan yang apik. Ketangkasannya dalam memainkan bola layaknya atlet dewasa itu membuat pecinta olahraga voli langsung berdecak kagum.

Wildan menceritakan bahwa dirinya menyukai olahraga bola voli sejak masih duduk di Taman Kanak-kanak (TK). Dia mengaku menyukai olahraga voli dari segi permainannya.

“Saya suka pas ketika melakukan service dan Pasing serta Smash,”jawabnya dengan polos.

Dia bersama siswa lainnya selalu rutin melakukan latihan tiga kali dalam seminggu bersama Club Badak Muda, yang ada di Padukuhan Warak, Kalurahan Girisekar, Kapanewon Panggang.

“Saya belajar teknis kekuatan pasing, kalau ketika pasing tangannya tidak lepas berarti sudah baik,”katanya.

Sementara itu Pelatih Club Badak Muda Endar Saputra mengatakan, ada dua anak yang mencolok ketika bermain yaitu Wildan dan Brilian (Alex). Meskipun belum semuanya teknis bermain bisa.
Kami melatih dari teknik dasar dari pasing bawah, setelah itu baru di ajari pasing dan main.

Latihan paling penting pada anak usia dini menurut Endar adalah permainan agar anak tidak mudah jenuh. Itu semua tidak lepas dari dukungan orang tua siswa dan pihak sekolah yang memfasilitasi adanya ekstrakurikuler.

“Harapan saya anak anak bisa menuju ke jenjang yang lebih bagus, membanggakan orang tua, bangsa dan negara,” Jelasnya.

Kepala sekolah SDN Sawah III, Suyadi merasa senang ada siswa yang berbakat dalam olahraga bola voli. Sekolah juga mengadakan kegiatan ekstra setiap hari Kamis. Namun untuk selama Ramadhan untuk ekstra voli diliburkan agar tidak mengganggu puasa mereka. Untuk menghadapi kegiatan O2SN (Olimpiade Olahraha Siswa Nasional) setelah Ramadhan akan kembali ditingkatkan untuk ekstranya.

“Harapannya anak anak punya potensi bisa terbina dalam club, bisa menjadi pemain tingkat kabupaten jika ada event bisa mewakili,”pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *