Kembali Gelar Kick Off Lantaran Sempat Macet, Vaksinasi Kolaborasi Sasar Kapanewon Ngawen

  • Bagikan
Vaksinasi Kolaborasi
Vaksinasi Kolaborasi

Ngawen, (kupass.com)–Vaksinasi lengkap dosis ketiga (Booster), sejak dilaunching pada 14 Januari 2022, akhir akhir ini cenderung kembali macet. Hingga memasuki pertengahan tahun, di DIY belum mencapai angka 40 persen. Bahkan di kabupaten Gunungkidul masih di bawah 30 persen.

Perwakilan BIN DIY di Gunungkidul, Eko Sulsilo, menyampaikan bahwa dalam memecah kemacetan Booster, BIN secara nasional kembali menggelar Kick off penuntasan.

“Hari ini, serentak di 34 propinsi BIN ajak Dinkes Gunungkidul lakukan penuntasan Booster,”kata Eko saat menggelar vaksinasi di Ngawen (21/06/2022).

Eko menambahkan, Capaian Booster menjadi salah satu syarat penentuan suartu wilayah memasuki era endemi pasca pandemi Covid 19.

“Booster ini menjadi salah satu syarat transisi menuju endemi. Jadi tidak boleh berhenti dan harus dituntaskan. Minimal hingga di atas 50 persen,”imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah telah memulai vaksinasi ketiga (Booster) pada 12 Januari 2022 lalu. DIY dan kabupaten Gunungkidul melakukan kick off dua hari setelahnya. Namun target 50 persen secara nasional di bulan Juni, sampai saat ini masih di angka 34an persen. Akibatnya transisi menuju endemi juga terhambat.

Baca Juga:  Vaksinasi Kolaborasi BIN dan Dinkes Sisir Wilayah Perbatasan

“Pada program penuntasan vaksinasi Booster, sebelum masuk musim liburan akhir tahun, capaian harus melewati capaian 50 persen. BIN mensimulasikan, dalam rangka kesana, setidaknya 2-3 juta dosis perhari harus disuntikkan. Dan kabupaten Gunungkidul ditarget 1000-1200 perhari,”terangnya.

“Selain berkolaborasi dengan Puskesmas Ngawen 2 di sini, Tim Mobile Vaksin BIN bersama Dinkes juga menggelar di empat tempat lainnya; Puskesmas Wonosari 1 dan 2, Karangmojo 1, Semin 2, dan Panggang 2. Berharap bisa mencapai target 1000an. Jika tidak, perlu kolaborasi yang diperluas,”tutup Eko.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.