IMG 20210324 143230

Wacanakan Managemen Satu Pintu, Bupati Urai Permasalahan Obyek Wisata Goa Pindul

Karangmojo, (kupass.com)–Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengumpulkan seluruh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang berada di obyek wisata Goa Pindul Kalurahan Bejiharjo, Kepanewon Karangmojo, Rabu (24/03/2021). Bertempat di balai Kalurahan Bejiharjo pihak Pemerintah Kalurahan, Dinas Pariwisata, Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) dan pemilik lahan diatas Goa Pindul Atik Damayanti turut dihadirkan.

Bupati Gunungkidul Sunaryanta meyakini permasalahan yang dahulu terjadi akan segera dia selesaikan. Meskipun tidak mematok waktu, Sunaryanta berujar bahwa dia sebegai Pemda dibantu oleh DPRD akan mempunyai kerjasama untuk menyelesaikan masalah obyek wisata Goa Pindul.

Pertemuan Bupati dan Pokdarwis Goa Pindul

Pertemuan Bupati dan Pokdarwis Goa Pindul


“Kalau mengungkit yang dulu tidak akan sesai sampai mati. Ini pertemuan yang cukup baik dan sekarang sudah mempunyai kesadaran dengan cara seperti itu saya yakin akan selesai,”kata Sunaryanta.

Baca Juga:  Sempat Minta Pulang Untuk Penyelesaian Tanda Tangan Bansos, Lurah Bejiharjo Meninggal Dunia

Dia akan mengagendakan pertemuan berikutnya dimana kedepan pihaknya bakal mewacanakan menegemen obyek wisata Goa Pindul menjadi satu pintu.

“Saya tak akan targetkan waktu
Gak akan lama, yang selama ini bermasalah menegemennya seperti apa lihat nanti,”imbuhnya.

Pemilik lahan diatas goa pindul
Atik Damayanti mengutarakan unek – uneknya bahwa dia menaruh harapan kepada Bupati Sunaryanta menyelesaikan permasalahan tersebut dengan baik dan bijak. Dia membeberkan dahulu dia telah berusaha mencari jalan kaluar namun selalu menemui jalan buntu.

“Kok saya seperti tidak memiliki hak, padahal tanah diatas goa pindul milik saya. Saya berjuang bagaimana bisa mengelola tanah saya sendiri di atas goa pindul.
Orang lain saja diizinkan kok saya sebagai pemilik tidak, bagaimana kan menurut saya tidak adil,”terangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *