Jatah Naik, Bupati Klaim Ketersediaan Pupuk Bagi Petani Gunungkidul Tercukupi

  • Bagikan
IMG 20210913 110526
IMG 20210913 110526

Wonosari, (kupass.com)–Jatah pupuk bersubsidi yang diperuntukan bagi warga masyarakat Kabupaten Gunungkidul mengalami kenaikan. Kenaikan tersebut diklaim akan memenuhi kebutuhan pata petani yang ada di Kabupaten Gunungkidul pada persiapan masa tanam tahun ini.

Bupati Gunungkidul Sunaryanta menjelaskan, kenaikan jatah pupuk bersubsidi ini mengalami kenaikan yang cukup banyak. Peningkatan tersebut menurut Bupati atas permintaan penyedia pupuk bersubsidi dari PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (Pusri).

“Pada tahun lalu Gunungkidul mendapatkan kouta 13 ribu ton. Pada tahun ini mengalami peningkatan total sebanyak 17,9 ribu ton,”tutur Sunaryanta saat melakukan tinjauan ke Gudang
PT Pusri di wilayah Kelurahan Wonosari pada Senin (13/09/2021).

Peningkatan kouta pupuk subsidi ini disebut Sunaryanta menyesuaikan kebutuhan para petani di Kabupaten Gunungkidul.
Pupuk subsidi ini telah didistribusikan ke sejumlah wilayah distributor dan kios yang tersebar di Gunungkidul.

Baca Juga:  Petugas Terpapar Corona, IGD RSUD Wonosari Ditutup

Perwakilan Penjualan PT Pusri Wilayah DIY dan Jateng, Imam Triyono menjelaskan proses distribusi dilakukan secara berjenjang. Mulai dari pabrik pusat di Palembang, Sumatra Selatan menuju ke Semarang, Jawa Tengah.

“Dari lini 1 sampai 3 di DIY, kemudian berlanjut ke distributor, kios, baru sampai ke petani,”terangnya.

Para letani yang ingin mendapatkan pupuk bersubsidi ini dapat menggunakan Kartu Tani. Hal ini dilakukan sebagai upaya pendataan kuota pupuk yang bisa diterima petani.

“Kendalanya belum semua petani memiliki Kartu Tani. Tetapi dapat memperoleh secara manual asalkan sudah terdaftar dalam sistem Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok tani (RDKK),”pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *