Gunungkidul (kupass.com) – YOGYAKARTA, Majelis Pemberdayaan Masyarakat Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (MPM PWM DIY) mengukuhkan Pengurus JagalMu DIY periode 2026–2031 dalam rangkaian kegiatan Jagatani 2026 (Jagongan JagalMu dan Jamaah Tani Muhammadiyah), Sabtu (24/10), di Kantor PWM DIY yang lalu.
Perkuat Ekosistem Daging Halal: Rangkuman Informasi Utama
Pengukuhan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat gerakan penyediaan daging halal dan thoyyib melalui pengembangan sumber daya manusia, standardisasi penyembelihan, edukasi masyarakat, serta penguatan infrastruktur pemotongan hewan.

Ketua PWM DIY, Untung Cahyono, S.Ag., hadir dalam kegiatan tersebut. Pengurus JagalMu DIY dilantik oleh Ketua MPM PWM DIY, Agus Amin Syaifudin, S.P., M.Sc. Kegiatan ini juga dihadiri para juru sembelih halal dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta, antara lain Klaten, Magelang, Solo, dan Sukoharjo.
Kehadiran peserta lintas daerah termasuk utusan Kabupaten Gunungkidul tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring kolaborasi dan pertukaran pengetahuan dalam pengembangan ekosistem daging halal.
Penguatan Gerakan Daging Halal dan Thoyyib
JagalMu merupakan gerakan strategis di bawah koordinasi MPM PWM DIY yang berfokus pada pengembangan ekosistem daging halal dan thoyyib secara integratif dari hulu ke hilir.
Gerakan ini tidak hanya berorientasi pada aspek teknis penyembelihan hewan, tetapi juga mencakup riset ilmiah dan syar’i, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, edukasi masyarakat, pendampingan kelembagaan, serta penguatan tata kelola dan infrastruktur pemotongan hewan.
Pembentukan JagalMu DIY berangkat dari perkembangan komunitas juru sembelih halal Muhammadiyah yang telah membentuk wadah organisasi di tingkat cabang maupun daerah.
Koordinasi tingkat wilayah pada 15 Agustus 2026 menyepakati pembentukan JagalMu sebagai wadah koordinasi para juru sembelih halal Muhammadiyah di seluruh Daerah Istimewa Yogyakarta.
Melalui keputusan MPM PWM DIY Nomor 001/KEP/I.3/D/2026 tentang Mandat Pokok Fungsi dan Cakupan Gerakan JagalMu DIY, gerakan ini memperoleh arah kerja strategis yang mencakup empat bidang, yaitu Pengkajian dan Standardisasi, Pelatihan, Pendampingan, serta Media.
Keempat bidang tersebut dirancang untuk membangun keterhubungan antara pengetahuan ilmiah, ketentuan syariat, kompetensi praktis, pendampingan di tingkat masyarakat, dan komunikasi publik. Dengan pendekatan tersebut, JagalMu diharapkan mampu berkontribusi dalam peningkatan kualitas penyembelihan, perlindungan dan kesejahteraan hewan, higienitas penanganan daging, serta penguatan ketersediaan daging halal dan berkualitas secara berkelanjutan.
Utusan JagalMu Gunungkidul yang hadir dalam pelantikan tersebut berangkat sebanyak 50 peserta, dengan koordinator Ndaru Haryo Suprobo.
Ndaru yang dihubungi kontributor Kupass mengatakan bahwa JagalMu Gunungkidul siap mendukung program-program yang dicanangkan oleh Pimpinan Wilayah.
"Kami dari Gunungkidul sudah terbentuk struktur kepengurusan dan sudah melaksanakan beberapa program sejak momen Idul Adha tahun lalu, sehingga kamj sudah siap mengikuti pengukuhan kali ini" pungkas Ndaru.
Mengapa Ini Penting
Perkembangan ini penting diperhatikan pembaca karena berkaitan langsung dengan perkuat ekosistem daging halal dan dampaknya bagi masyarakat.
